setiap butiran pasir dalam hatimu
tersasa sesak dalam setiap hemusan nafasmu
mengaburkan cermin jiwamu yang telah lama berkarat
terbersit penat dalam takdir mu
malam mulai tunjukan kekusaanya pada dunia
jiwa lukamu mulai menulisakan syair untuk hidupmu yang kian lama makin indah untuk kau nyanyikan
kau bahkan memberikan sedikit sentuhan artistik
untuk menyempurnakan master piece mu
ketika kumpulan bintang menari dengan tubuh bgemulainya
ketika matahari tepat di bawah kakimu untuk melanjutkan rutinitasnya
dirimu yang tertatih, jiwawu yang dehidrasi
mulai melahkankan kedua kaaki milik tubuhmu
kau pun mulai berlayar ke sebuah pulau
yang akan memberimu harta karun , uah kelapa bahkan topi bajak laut yang tak sengaja di tinggalkan oleh pemiliknya pagi itu
sebelum fajar tiba kau telah berhasil penuhi dehidrasi dalam jiwamu
kau tukarkan buah kelapa itu dengan susu untuk anakmu yang menatap matamu degan penuh harapan.